MANFAAT TIP DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN

Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah TIP

Dosen Pengampu: Agus Susilo, S.Pd.

Oleh:

MUDHIHATURROHMAH

A210090192

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2012

BAB I

PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Perkembangan dunia pendidikan semakin lama  ini  mengalami perkembangan yang cukup pesat, hal ini tentunya didukung oleh berbagai pihak yang turut memajukan pendidikan yang berdampak terhadap majunya suatu bangsa. Seiring dengan itu majunya bidang pendidikan harus diikuti dengan minat dan kerja keras untuk lebih memajukan pendidikan itu sendiri selain itu juga harus memperhatikan aspek-aspek lain. Dalam hal ini selain kecerdasan emosional perlu didukung oleh IQ yang cerdas pula agar bisa mengembang kemampuan yang ada. Banyak negara-negara yang sudah maju mampu muncul kepermukaan dunia dengan hasil kerja keras sendiri untuk tumbuh bangkit dari keterpurukan. Hal ini dikarenakan mereka mempunyai akses informasi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

Dalam hal ini maka dunia pendidikan perlu adanya akses penunjang khususnya dibidang teknolongi informasi yang sangat berguna untuk meningkat pendidikan kita dinegara kita, dengan teknologi informasi semua sistem pendidikan segalanya bisa menjadi lebih mudah. Oleh karena itu dewasa ini kita menguasai teknologi untuk menunjang pendidikan agar tidak ketinggalan dengan majunya pendidikan di negara lain yang mungkin negara kita bisa dikatakan masih jauh ketinggalan dengan negara lain terutama dalam hal teknologi informasi.
Kemudian jika kita lihat dari perkembangan dunia pendidikan sekarang media teknologi informasi mungkin sudah merambah keberbagai daerah akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi yang mungkin lebih dikenal sekarang ini dengan nama internet, internet merupakan media komunikasi yang paling cocok dalam pembelajaran. karena merupakan sumber informasi yang paling lengkap untuk mengetahui berbagai pengetahuan yang ada diluar. Sehingga dengan media informasi ini kita sebagai pemakai dapat memanfaatkan semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan kemampuan kita. Diharapkan dari adanya teknologi informasi kita mungkin bisa mengembangkan atau menciptakan hal-hal yang baru yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara. Diharapkan dengan manfaat teknologi informasi bangsa kita bisa maju sejajar dengan bangsa-bangsa yang sudah maju.

 B.    RUMUSAN MASALAH

Dalam makalah ini akan membahas beberapa masalah antara lain :

Dalam makalah ini akan membahas beberapa masalah antara lain :

  1. Akan dibahas mengenai pengertian teknologi secara umum dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,
  2. Mengenai manfaat teknologi informasi dalam pendidikan maupun pembelajaran,
  3. Dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan

C.    TUJUAN

Tujuan dari makalah ini adalah:

Tujuan dari makalah ini adalah:

  1. Mengetahui pengertian teknologi secara umum dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,
  2. Mengerti manfaat teknologi informasi dalam pendidikan maupun pembelajaran,

Mengetahui dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan

BAB II

ISI

A.    PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 1. Perkembangan Teknologi Menurut Para Ahli

            Iskandar Alisyahbana (1980:1) merumuskan lebih jelas dan lengkap tentang definisi teknologi yaitu cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia. Sedangkan Nana Syaodih S. (1997: 67) menyatakan bahwa sebenarnya sejak dahulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Kalau manusia pada zaman dulu memecahkan kemiri dengan batu atau memetik buah dengan galah, sesungguhnya mereka sudah menggunakan teknologi, yaitu teknologi sederhana.

Terkait dengan teknologi, Anglin mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk memecahkan masalah. Ahli lain, Kast & Rosenweig menyatakan Technology is the art of utilizing scientific knowledge. Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia. Jaques Ellul (1967: 1967 xxv) memberi arti teknologi sebagai” keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia.

2. Pengertian Teknologi Secara Umum

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

Pengertian teknologi secara umum diantaranya:

  1. Proses yang meningkatkan nilai tambah,
  2. Produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja,
  3. Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan.

Dari beberapa pengertian di atas nampak bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Perkembangan teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.
Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu 1) pesawat terbang, (2) maritim dan perkapalan, (3) alat transportasi, (4) elektronika dan komunikasi, (5) energi, (6) rekayasa, (7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan (8) pertahanan dan keamanan.

B.    MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN

Manusia tidak bisa lepas dari pendidikan yang sebenarnya juga merupakan kegiatan informasi, bahkan dengan .pendidikanlah informasi ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disebarluaskan kepada generasi penerus bangsa.

Pengaruh dari teknologi informasi dan komunikasi terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan kualitas mutu pendidikan itu sendiri. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ada lima pergeseran didalam prosem pembelajaran yaitu:

  1. Pergeseran dari penelitian ke penampilan,
  2. Pergeseran dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja,
  3. Pergeseran dari kertas ke “on line” atau saluran,
  4. Pergeseran fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja,
  5. Pergeseran dari waktu siklus ke waktu nyata.

Sebagai media pendidikan komunikasi dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telephon, computer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut.

Dengan adanya  teknologi informasi sekarang ini guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan computer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin populer saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet.

E-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas belandaskan tiga kriteria yaitu:

  1. E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi,
  2. Pengiriman sampai ke perguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar,
  3. Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigm pembelajaran tradisional,

Pada saat ini e-learning telah dikembangkan dalam berbagai model pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training), CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Desktop Videoconferencing, ILS (Integrated Learning System), LCC (Learner-Cemterted Classrom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dsb.

Perkembangan Pendidikan di Era Globalisasi

Kerjasama yang terletak berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah antar pakar dan juga dengan pengajar lain atau siswa. padahal dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan waktu untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dirumah dengan mengirim email.

Pemanfaatan TIK untuk Pembelajaran di Sekolah.

TIK telah mengubah model pembelajaran yang berbeda dengan proses pembelajaran tradisional, yang ditandai dengan interaksi tatap muka antara guru dengan siswa, baik di kelas maupun diluar kelas.
Untuk dapat memanfaatkan TIK dalam memperbaiki mutu pembelajaran ada 3 (tiga) persyaratan yang harus dipenuhi yaitu :

  1. Siswa dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas dan sekolah, sehingga siswa dan guru dapat memanfaatkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran baik di dalam kelas maupun diluar kelas.
  2. Harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna dan dukungan kultural bagi siswa dan guru, sehingga siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik dalam proses pembelajaran, dan kompetensi siswa dapat memenuhi tuntutan akademik. Sedangkan dukungan dukungan kultural bagi siswa dan guru sangat dibutuhkan, untuk menghilangkan pola pandang sebagian masyarakat (yang besifat tradisional), memandang internet dari sisi negatifnya, misal : meng-akses internet hanya membuang-buang waktu dan boros (mahal); meng-akses internet akan merusak moral anak-anak karena penuh dengan situs porno. Pandangan semacam inilah yang harus dirubah agar masyarakat “ melek internet” sehingga dapat merubah pandangan tentang peran internet dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
  3. Guru harus mempunyai kompetensi (pengetahuan, ketrampilan dan sikap) dalam menggunakan alat-alat dan sumber-sumber digital/internet untuk membantu siswa mencapai standar akademik, sehingga peran guru sebagai fasilitator, navigator pengetahuan, mitra belajar siswa dapat berjalan sesuai yang diharakan.

C.    DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF DARI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PENDIDIKAN

Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan:

  1. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
  2. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
  3. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
  4. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.

Tidak diragukan lagi, transformasi informasi ini memiliki banyak manfaat positif, namun sayangnya juga membawa berbagai dampak negatif diantaranya:

  1. Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
  2. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
  3. Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).

Menurut pendapat para pakar informasi, dampak negative dari berbagai fasilitas komunikasi, termasuk internet, sama sekali tidak dapat dipandang sebelah mata, karena dampak negatif tersebut sangat mempengaruhi aktivitas penggunanya. Berikut ini contoh kejahatan maupun tindakan amoral yang paling banyak ditemui sebagai dampak negatif TIK, diantaranya: Pornografi, Tayangan berupa kekejaman dan kesadisan, Penipuan, Carding, Perjudian dan Ketergantungan.

Dampak negatif TIK diatas dapat dicegah dengan cara-cara berikut:

  1. Menegakkan fungsi hukum yang berlaku, misalnya pembentukan chiber task yang bertugas untuk menentukan standar operasi pengendalian dalam penerapan teknologi informasi di instansi pemerintah. Hal ini meliputi keamanan teknologi, system rekap data, serta fungsi pusat penanganan bencana.
  2. Menghindari penggunaan telepon seluler berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi pemakaian ponsel.
  3. Televisi:
    1. Mewaspadai muatan pornografi, kekerasan, dan tayangan mistis.
    2. Memperhatikan batasan umur penonton pada film yang tengah ditayangkan.
    3. Mengaktifkan penggunaan fasilitas Parental Lock pada TV kabel dan satelit.
    4. Menghindari penempatan TV pribadi di dalam kamar.
  1. Komputer dan internet:
    1. Mewaspadai muatan pornografi digital (online maupun offline).
    2. Mewaspadai kekerasan pada game.
    3. Cek history browser pada computer anak untuk melihat apa saja yang sudah dilihatnya.
    4. Menggunakan program filtering dan Parental Control.
    5. Meletakkan computer pada tempat yang dapat diawasi, hindari penempatan computer di dalam kamar.
    6. Jika terpaksa meletakkan computer dalam kamar anak, jangan melengkapinya dengan fasilitas internet.
    7. Perbanyak buku yang bersifat edukatif di rumah.

Disamping Teknologi informasi memiliki manfaat yang sangat banyak. Tapi, selain itu masih banyak kendala dalam penerapan aplikasi teknologi informasi itu sendiri. Diantaranya :

  1. Kurangnya ketersediaan sumber daya manusia
  2. Kurang siapnya proses transformasi teknologi
  3. Belum memadainya infrastruktur telekomunikasi
  4. Belum memadainya perangkat hukum yang mengaturnya
  5. Memerlukan biaya yang cukup tinggi
  6. Belum meratanya jaringan di seluruh Indonesia

BAB III

KESIMPULAN

 Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Akan tetapi semua itu tidak terlepas dari sisi negatifnya seperti yang telah dijelaskan diatas.

Sungguh sangat disayangkan, seiring dengan berkembangnya era globalisasi di negara kita (Indonesia) masalah teknologi informasi dan teknologi masih belum merata atau masih ada kesenjangan. Untuk itu, semua pihak harus mulai memikirkan program untuk meningkatkan dan memeratakan akses terhadap teknologi informasi di dunia pendidikan. Contohnya: Pemerintah membagikan komputer layak pakai ke sekolah-sekolah yang tertinggal (jauh dari akses informasi, mengadakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan melek (literacy) dan pemahaman terhadap potensi TI, mengadakan lomba website sekolah dan lain-lain.

 DAFTAR PUSTAKA

Fairus N. H. 2007. Terampil menggunakan TIK untuk SMP kelas VII. Bekasi: Ganeca-exact (On Line) www.sekolah2000.or.id (diakses tanggal 16 Maret 2012 pukul 23.05WIB)

Jogiyanto, H. 1999. Pengenalan Komputer. Yogyakarta: penerbit Andi  (On Line) http://en.wikipedia.org (diakses tanggal 16 Maret 2012 pukul 23.20 WIB)

http://www.dedeyahya.com/2011/10/perkembangan-tik-di-bidang-pendidikan.html (diakses tanggal 17 Maret 2012 pukul 10.20 WIB)

http://akhmad-herdian.blogspot.com/2009/09/perkembangan-dunia-pendidikan-selama.html (diakses tanggal 17 Maret 2012 pukul 10.35 WIB)

http://ilmu4komputer.blogspot.com/2009/04/blog-competisi-manfaat-teknologi.html (diakses tanggal 17 Maret 2012 pukul 11.10 WIB)