RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

UANG DAN PERBANKAN

Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Micro Teaching

Dosen Pengampu: Drs. Djoko Suwandi, S.E., M.Pd

Oleh:

MUDHIHATURROHMAH

A210090192

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2012

Rencana Microteaching

1. Identitas Mata Pelajaran

–  Mata Pelajaran            : Ekonomi

– Pokok Bahasan            : Uang

– Sub Pokok Bahasan    : Sejarah, pengertian, jenis, syarat, fungsi dan cara  membedakan  uang asli dan palsu

– Kelas/ Semester           : X/II

– Waktu                                     : 1 x 15 menit

2. Standar Kompetensi

Uang dan Perbankan

3. Kompetensi Dasar

Menjelaskan Sejarah, Pengertian, Jenis, Syarat, Fungsi dan Membedakan antara uang asli dan uang palsu

4. Indikator

– Menjelaskan Sejarang dan Pengertian Uang

– Mengidentifikasi Jenis, Syara dan Fungsi Uang

– Membedakan uang asli dan uang palsu

5. Tujuan Microteaching

– Siswa mampu menjelaskan sejarah singkat uang dan pengertiannya

– Siswa mampu menjelaskan Jenis, Syarat  dan Fungsi uang

– Siswa daapat menjelaskan perbedaan uang asli dan uang palsu

6. Materi Pelajaran

– Sejarah uang daari sumber berita

– Pengeertian uang menurut Peraturan Mata Uang Republik Indonesia

– Jenis-Jeinis uang ditinjau dari beberapa segi

– Syarat-syarat uang dapat diterima

– Fungsi uang

– Cara membedakan uang asli dan palsu berdasarkan video cerita

7. Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah dilanjutkan dengan metode berkelompok berdasarkan sub materi.

a. Kegiatan Pembelajaran

– Pendahuluan

Guru memberikan salam dan siswa menjawab

Berdo’a bersama di pimpin oleh ketua kelas

Presensi dengan mengfokuskan siswa yang tidak masuk

Mengecek keadaan lingkungan kelas, agar kegiatan piket berjalan

Memberikan motivasi semangat belajar siswa

Apersepsi untuk mengingatkan pengalaman yang sudah dimiliki oleh siswa

– Inti Pelajaran

# Eksplorasi

Menyampaikan garis besar materi yang akan diberikan

Menyampaikan aturan main dalam proses pembelajaran

Mengajak siswa untuk focus kemateri yang akan disampaikan.

# Elaborasi

Guru memberikan tanyangan-tayangan poin poin materi yang diberikan siswa

Siswa menyimak materi dengan seksama

Mengajak siswa bermain untuk mengulang materi yang telah disampaikan

# Konfirmasi

Mengajak siswa mengulang kembali materi yang diajarkan

Memberikan waktu bagi siswa untuk menjelaskan kepada rekan yang lain

Mengajak siswa menyimpulkan materi tersebut

Memberikan penilaian terhadap keaktivan siswa

Memberikan tugas kepada siswa

– Penutup

Menyimpulkan bersama

Memberikan penilaian

Memberikan tindak lanjut

Berdo’a

8. Sumber, dan Alat

Alat             : Laptop, OHP, LCD, Spidol, Kertas

Sumber      : Sukwiaty, 2006. Ekonomi. Jakarta: Yudhistira

Iswardono, 1999, Uang dan Bank, Cetakan Keenam, Edisi Keempat, BPFE, Jogjakarta, hlm. 4

www.youtube.com/watch?v=DNyitbBaNtI

                       http://manda.host22.com/Syarat_-_syarat_uang.html      

http://id.wikipedia.org/wiki/Uang

9. Peilaian

Aspek yang dinilai      : kognitif, afektif, psikomotorik

Jenis penilaian             : tes lisan dan lembar pengamatan

Bentuk soal                     : terlampir

Surakarta, 22 Mei 2012

Dosen Pembimbing                                   Praktikan,

 

Drs. Djoko Suwandi, S.E., M.Pd             Mudhihaturrohmah

A 210090192

Lampiran1.

 

Materi Pembelajaran

1.      Sejarah Perkembangan Uang di Indonesia

Berdasarkan berita dari RUAI TV

Sejarah perkembangan uang dimulai pada saat uang zaman kerajaan sampai saat ini, dimulai dengan:

Uang kerajaan majapahit, uang koin yang disebut dengan uang kobok majapahit

Uang emas/ MA pada zaman kerajaan sriwijaya dikena dengan uang Dinar

Abad 18 dikenal Uang Logam dan Kertas sampai saat ini

Abad 20 baru dikenal dengan Bilyat Giro, wesel, Nota kredit, Nota Debit, Surat Bukti Penerimaan.

2.      Pengertian uang berdasarkan Peraturan Mata Uang Republik Indonesia

Uang adalah sesuatu yang secara umum diterima di dalam pembayaran untuk pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta untuk pembayaran hutang-hutang. Uang juga sering dipandang sebagai kekayaan yang dimilikinya yang dapat digunakan untuk membayar sejumlah tertentu hutang dengan kepastian dan tanpa penundaan

3.      Syarat-syarat Uang agar dapat diterima

a. Diterima secara umum

b. Tahan lama

c. Nilainya tetap

d. Mudah disimpan

e. Mudah dipindahkan

f. Mudah dibagi tanpa mengurangi nilainya

4.      Jenis-Jenis Uang

a. Jenis Menurut Bahan Pembuatnya

1)    Uang logam

Uang logam biasanya terbuat dari emas atau perak karena emas dan perak memenuhi syarat-syarat uang yang efesien.

2)   Uang Kertas

Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).

b. Jenis Uang Menurut Lembaga Yang Mengeluarkannya

1). Uang negara

uang yang dikeluarkan oleh pemerintah,terbuat dari kertas

2). Uang Bank

uang yang dikeluarkan oleh Bank Sentral berupa uang logam dan uang kertas

c. Jenis Uang menurut Nilainya

1). Uang Penuh (full bodied money)

Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.

2). Uang Tanda (token money)

Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00 pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.

5.      Fungsi Uang

Fungsi Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.

Fungsi asli

Fungsi asli uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.

  • § Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.
  • § Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
  • § Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.

Fungsi Turunan

Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai fungsi turunan. Fungsi turunan itu antara lain:

  • § Uang sebagai alat pembayaran yang sah

Kebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapat dipenuhi melalui cara tukar-menukar atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang.

  • § Uang sebagai alat pembayaran utang

Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.

  • § Uang sebagai alat penimbun kekayaan

Sebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluan konsumsi. Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan di masa datang.

  • § Uang sebagai alat pemindah kekayaan

Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Di tempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama.

  • § Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi

Apabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Dengan adanya kegiatan investasi, kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.

6.      Cara Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu

Aspek Uang Asli Uang Palsu
Dilihat Kontras warna jelas Kontras warna buram dan pudar
Diraba Terasa kasar karena dicetak timbul Terasa halus dan licin
Diterawang Memiliki benang pengaman dan tanda air Nyaris tidak ada garis pengaman dan tanda air